Dasar Permodelan Grafik


Desain ?

Kata yang tidak asing bagi kita yang sering melihat gambar  atau tampilan. Mungkin menurut kita desain lebih identik dengan sesuatu yang bersifat seni seperti lukisan, papan reklame, ataupun lainya. Tetapi sebenarnya desain lebih dari itu, seperti aplikasi yang kita gunakan seperti aplikasi chat, sosial media dan aplikasi lain. Pada aplikasi tentu saja ada desain yang kita suka dan tidak suka.

Sekarang ini makin banyak desain dibutuhkan, seperti untuk proposal, social media, apps, website dan lainya. Sehingga mengetahui pengertian, unsur dan prinsip dari design tentu saja dapat membantu kita dalam membuat design ataupun hal yang berhubungan dengan tampilan.

Pengertian Desain

Desain sendiri secara etimologi berasal dari beberapa serapan bahasa, seperti kata “designo” (itali) yang secara gramatikal artinya gambar dan bermakna :
  • to make preliminary sketches of
  • to plan and carry out experiment
  • to form in the mind
Dan kata “designare” (latin) yang bermakna :
  • a plan, scheme, a project
Sebagai kata benda “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal atau objek nyata. Desain juga dapat diartikan sebagai proses untuk menggambar, merancang, membuat dan menciptakan objek baru.

Permodelan Grafis

Permodelan berasal dari kata “model” yang artinya adalah rencana, representasi atau deksripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem atau konsep. Permodelan sendiri adalah membentuk/ mendesign/ membuat suatu benda-benda atau objek seolah benda tersebut terlihat seperti hidup. Permodelan dapat diartikan juga sebagai pola atau contoh dari sesuatu yang akan dibuat atau dirancang. Permodelan dapat dibuat menggunakan program komputer seperti menggunakan aplikasi Blender.

Prinsip Desain Grafis

 Kesederhanaan


Dalam desain penggunaan item atau gambar yang tidak berguna harap dihilangkan karena akan membuat desain tersebut rumit dan tidak jelas apa yang ingin disampaikan. Dengan mengedepankan prinsip kesederhanaan desain tersebut akan tetap efektif dan simpel.

Keseimbangan


Dalam desain keseimbangan sangat diperlukan karena komposisi dalam desain sangat diperhatikan. Dengan adanya keseimbangan ini akan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Dimana setiap item pada desain seimbang baik secara formal (simetris) dan keseimbangan informal.

 Kesatuan
 

Prinsip yang satu ini memiliki arti kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan yang dimana ini merupakan isi pokok dari kompososisi suatu desain. Dengan adanya kesatuan akan memberikan kesan maksimal dari suatu desain. Kesatuan juga akan membuat pesan yang akan disampaikan oleh desain lebih mudah dicerna oleh yang pembaca.

 Penekanan (aksentuasi)

 Sumber

Dalam desain, penekanan dimaksud untuk menarik perhatian pembaca. Seperti penekanan judul dari desain yang bermaksud agar pembaca lebih mudah menangkap maksud dari desain tersebut. Apabila diak ada penekanan, pembaca akan lebih sulit menangkap maksud dari desain tersebut.

 Irama



Irama sendiri merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval. Dalam desain irama dapat diterapkan dalam warna, jadi warna yang digunakan tidak sembarang. Setiap warna mempunyai kecocokan dengan warna dan ketidak cocokan pula. Untuk itu irama dalam desain sangat diperlukan.

Unsur Desain Grafis

Garis (Line)




Garis sendiri merupakan titik yang saling terhubung dengan titik lainya, garis ini sendiri dapat berbentuk garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis banyak digunakan untuk membangun benda dengan bentuk tegak atau lurus.

Bentuk (Shape)
 Sumber

Tentu saja dalam desain kita melihat banyak bentuk gambar ataupun tulisan. Bentuk sendiri adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Pada umumnya orang mengetahui dasar dari bentuk seperti kotak (rectangle), lingkaran (circle) dan segitiga (triangle). Setelah itu akan banyak bentuk-bentuk turunan yang diterapkan ke dalam desain.

Tekstur (Texture)


Dalam desain agar terlihat lebih nyata pada umumnya banyak yang menggunakan tekstur, seperti tekstur tanah, tembok, dan lainya. Tekstur sendiri adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai atau diraba.

Ruang (Space)

Sumber 


Ruang disini diartikan bukan sebagai ruangan, tetapi ruang disini merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainya. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu objek (figure) dan latar belakang (background). Contoh dari ruang seperti penempatan antara tulisan dan gambar, serta memperhatikan ruang kosong agar lebih efisien.

 Ukuran (Size)


Untuk ukuran pasti semua sudah mengetauinya. Ukuran sendiri adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek. Dengan adanya ukuran desain akan terlihat lebih beragam dan dapat digunakan untuk memberikan penekanan terhadap suatu item.

Warna (Color)

 Sumber

Warna tentu saja mengambil peran penting dalam sebuah desain. Dengan adanya warna desain terlihat lebih menarik. Warna merupakan unsur penting dalam objek desain. Karena warna orang bisa menampilkan identitas, menampilkan pesan dari suatu desain dan membedakan sifat dan bentuk visual secara jelas.

Setelah membaca dasar dari desain kita akan lebih mengerti seperti pengertian, unsur dan prinsip-prinsip pada design. Semoga dapat menerapkanya dalam membuat desain, karena design bukanlah sesuatu yang dilihat tetapi yang dirasakan.

Sumber :
  •  Renaldi, Samista. 2015. KONSEP PERMODELAN GRAFIK. http://renaldisasmita.blogspot.co.id/2015/09/konsep-pemodelan-grafik.html (Diakses pada 22 September 2016) 
  • Marcellus. 2016. Konsep Permodelan Grafik. https://made21indra.wordpress.com/2015/09/25/konsep-permodelan-grafik/ (Diakses pada 22 September 2016)
  • Saputra, I Made Indra. 2015. KONSEP PERMODELAN GRAFIK. https://made21indra.wordpress.com/2015/09/25/konsep-permodelan-grafik/ (Diakses pada 22 September 2016)
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Desain

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kependudukan Yang Terjadi di Indonesia

Pengertian, Sejarah dan Perkembangan Web