Tahapan Pengembangan Game


Berbagai tekologi baru muncul dan memberikan banyak kemudahan bagi kita dalam menciptakan sebuah game. Berbagai platform game mulai tumbuh dan berkembang dimana-mana, seperti Unity, CryEngine, Greenfoot. Banyak pilihan platform dari yang gratis sampai yang berbayar. Dari yang mudah sampai sulit pun ada.

Banyak pihak kemudian berlomba untuk memproduksi game secepat mungkin dan sebanyak mungkin. Banyak yang mengikuti gameplay dari sebuah game yang telah sukses untuk diterapkan pada game mereka.

Hal tersebut sah saja, asal dapat menampilkan hal yang berbeda dan terdapat hal yang menarik dari game tersebut. Sehingga ada nilai lebih dipasaran terhadap game tersebut. Tetapi apakah seperti itu sesungguhnya proses pembuatan game yang baik?

Proses pengembangan sebuah game secara garis besar terbagi menjadi beberapa tahapan berikut :

  1. Tahap Riset dan Penyusunan Konsep Dasar
Pada tahap ini dasar, konsep game, tema, target game, teknologi, media(platform), serta berbagai hal lain seputar game yang akan dibuat diputuskan. Tahapan ini menjadi sangat krusial karena menentukan briliant idea untuk dieksekusi menjadi game nantinya.

  1. Perumusan Gameplay
Pada tahap ini game designer merumuskan gameplay/ gamechanic yang akan digunakan dala sebuah game. Gameplay adalah pola, aturan, atau mekanisme yang mengatur bagaimana proses interaksi pemain dengan game yang diciptakan. Gameplay ini juga mengatur bagaimana seorang pemain bisa memenuhi objektif dari game dan mendapatkan pengalaman bermain yang menyenangkan.

  1. Penyusunan Asset dan Level Design
Tahapan ini fokus pada pembuatan konsep semua karakter serta asset (termasuk suara/musik) yang diperlukan. Pada bagian ini biasanya designer mengambil peran dalam membuat karakter game. Pada saat yang sama tim juga mulai melakukan Level Design atau pengelopokan tingkat kesulitan serta berbagai asset yang tepat pada setiap leel agar game bisa menghadirkan pengalaman bermain yang optimal.

  1. Test Play (Prototyping)
Pada tahapan ini sebuah prototype dihadirkan untuk menguji gamplay gameplay serta berbagai konsep yang telah tersusun, baik dala tiap level maupun secara keseluruhan, serta melakukan berbagai perbaikan yang diperlukan. Tahapan ini juga berfungsi memberikan gabarang lengkap bagi seluruh tim akan menjadi seperti apa game ini nantinya. Sehingga mempermudah proses pengembagan game selanjutnya.

  1. Development
Pada tahap ini seluruh konsep (kakarter dan asset) yang sebelumnya telah tersusun mulai dikembangkan secara penuh dan utuh. Game engine mulai dikembangkan dan semua elemen mulai dipadukan. Tahapan seperti scripting mulai dilakukan pula pada bagian ini.

  1. Alpha/close beta Test (UX – Initial Balancing)
Fokus utama pada tahap ini adalah untuk mengetahui apakah semua komponen utama dari game telah mampu memberikan user experience seperti yang diharapkan. Dan untuk mendeteksi adanya kesalahan teknis yang belum terdeteksi pad atahap sebelumnya.

  1. Rilis
Ini adalah bagian yang paling ditunggu tunggu dari penggemar game tentunya, yaitu melihat game yang mereka tunggu rilis. Pada tahap ini game sudah siap rilis dan dikenalkan kepada public. Ketika sebuah game telah rilis untuk public bukan berarti proses pengembangan selesai. Mereka umumnya terus mengoptimalkan/mengupdate game tersebut. Hal ini memastikan bahwa game yang dihadirkan benar-benar memberikan pengalaman bermain yang maksimal.

Tahapan-tahapan diatas umumnya juga dikelompokan menjadi 3 fase utama dalam proses pengembangan game yaitu : Pre-production (tahap 1-4), Production (tahap 5), dan Post-Production(tahap 6-7).

Rilis game sendiri bisa melalui soft launch ataupun melalui press confrerence. Ataupun bisa melakukan softlaunce di web gaming atau di acara gaming tentunya. Hal tersebut berguna untuk menjangkau market user yang ingin mereka tuju.

Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.tahap.pengembangan.game

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kependudukan Yang Terjadi di Indonesia

Sorting dan Searhing