Alternatif Software Multimedia Linux


Pasti sebagian orang banyak untuk alternatif software multimedia pada linux. Biasanya pengguna jendela mungkin menggunakan product adobe yang mereka gunakan untuk editing. Tapi karena saya menggunakan linux, saya akan memberikan alternatif software yang bisa kita gunakan sebagai linux user tentunya.

Adobe Photoshop

Adobe Photoshop adalah sebuah aplikasi editor berbasis raster. Aplikasi ini biasa digunakan untuk editing foto. Alternatif yang tersedia untuk Linux antara lain:

GIMP



Walaupun aplikasi ini bersifat free open source, namun keunggulan dan kehandalanya patut untuk dipertimbangkan. Banyak fotografer dan designer grafis yang menggunakan aplikasi ini sebagai aplikasi utamanya. Linknya www.gimp.org.

Krita


Krita awalnya berasal dari lingkungan desktop KDE. Namun saat ini krita bisa dipasang di lingkungan desktop lain seperti GNOME atau XFCE. Aplikasi ini mengkhususkan diri sebagai aplikasi digital painting. Salah satu contoh karya yang menggunakan Krita adalah web comic karya David Revoy yang bisa dibaca di websitenya. Linknya https://krita.org/.

Adobe Illustrator

Adobe Illustrator adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat grafis berbasis vektor. Persamaan aplikasi ini di Linux antara lain:

Inkscape



Kemampuannya dalam mengolah gafis berbasis vektor memang sudah tidak diragukan lagi. Aplikasi ini memiliki tampilan yang sedikit mirip dengan CorelDRAW sehingga pengunaanya mudah bahkan untuk yang baru pertama kali mencoba. Linknya https://inkscape.org/.

Adobe Premiere

Aplikasi yang biasa digunakan untuk video editing. Aplikasi sejenis dengan Adobe Premiere pada platform Linux antara lain:

OpenShot



Aplikasi ini memiliki tampilan yang sederhana sehingga penggunaanya sangat mudah. Walaupun memiliki tampilan yang sederhana, aplikasi ini memiliki kemampuan yang tidak kalah hebat dalam mengolah video. Linknya www.openshot.org/.

KDEnlive



Sama seperti Krita, awalnya dikembangkan untuk lingkungan desktop KDE. Namun karena kemampuannya yang baik dalam mengolah video, aplikasi ini sekarang dapat berjalan pada lintas platform.

Adobe AfterEffect

Biasa digunakan untuk editing film atau video pasca produksi untuk membuat atau memberikan efek khusus. Efek khusus yang bisa dilakukan misalnya seperti dari tangan aktor keluar sinar laser untuk menyerang musuhnya. Pada platform Linux, aplikasi yang memiliki kemampuan setara dengan Adobe AfterEffect antara lain:

Natron



Memilik fungsi dan cara kerja yang mirip dengan Adobe After Effect. Perbedaannya jika After Effect menggunakan tampilan timeline, Natron menggunakan node untuk mengoperasikannya. Linknya natron.fr/.

Blender



Walaupun dikenal sebagai aplikasi 3d, blender juga dapat digunakan untuk video compositing. Selain itu Blender juga bisa digunakan untuk pembuatan game, CAD, dan sebagainya. Linknya https://www.blender.org/.

Adobe InDesign

Aplikasi ini digunakan sebagai aplikasi Desktop Publishing. Orang biasanya menggunakan aplikasi ini untuk membuat majalah, tabloid, brosur dan sebagainya. Software open source yang mempunyai kemampuan sama dengan Adobe InDesign antara lain:

Scribus



Aplikasi ini memiliki fungsi yang setara dengan Adobe InDesign walaupun sifatnya yang sebagai free open source software. Aplikasi ini biasa digunakan untuk pembuatan majalah, tabloid bahkan bisa digunakan untuk pembuatan html walaupun dengan beberapa keterbatasannya. Linknya www.scribus.net/.

Adobe Dreamweaver

Biasa digunakan oleh web developer dalam pembuatan website. Dengan aplikasi ini kita bisa membuat file html, css, php hingga jquery. Persamaan dengan aplikasi sejenis yang bisa berjalan di platform linux antara lain:

Aptana



Aplikasi ini digunakan untuk membuat halaman web. Aplikasi ini support untuk HTML5, CSS3, dan Jquery. Linknya www.aptana.com/.

Sea Monkey



Jika kurang menyukai Aptana, Sea Monkey Composer juga bisa menjadi alternatif untuk membuat halaman web. Berbeda dengan Aptana, Sea Monkey Composer adalah aplikasi pengembangan web dengan WYSIWYG (What You See Is What You Get). Linknya www.seamonkey-project.org/.

Adobe Audition / Soundbooth

Adobe Audition (Sebelumnya Cool Edit Pro) adalah sebuah aplikasi yang ditujukan untuk editing suara. Sempat digantikan oleh Adobe Soundbooth pada CS 4 namun kembali menggunakan nama Audition pada CS6. Alternatif aplikasi ini yang berjalan pada platform linux antara lain:

Audacity 



Aplikasi ini digunakan untuk editing suara. Aplikasi ini dapat mengubah tempo, pitch dan lain sebagainya.

LMMS 



LMMS adalah singkatan dari Linux Multimedia Studio. Aplikasi ini sebenarnya digunakan untuk membuat instrumen musik sama seperti Fruity Loops. Linknya audacityteam.org.

Adobe Flash Professional

Aplikasi ini bisa dibilang serbaguna dikarenakan selain bisa digunakan untuk membuat animasi, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi interaktif. Beberapa aplikasi yang fungsinya mirip dan bisa berjalan pada platform linux antara lain:

Synfig Studio



Aplikasi ini digunakan untuk membuat animasi dengan berbasiskan vektor. Linkya www.synfig.org/.

Tupi



Berbeda dengan synfig yang menggunakan vektor, Tupi dapat membuat animasi 2D tradisional dengan support bitmap maupun vektor. Linknya www.maefloresta.com/.

Gdevelop



Sama dengan Flash, Aplikasi ini biasa digunakan untuk membuat game. Yang berbeda jika flash outputnya berupa file flash, maka Gdevelop outputnya berupa HTML5. Yang menarik walaupun tanpa kemampuan coding HTML pun orang masih bisa menggunakannya. Linknya compilgames.net.

Adobe Encore

Biasa digunakan untuk DVD authoring. Aplikasi yang berjalan pada platform Linux yang mempunyai fungsi sejenis adalah:

DVD Styler



DVDStyler adalah aplikasi authoring DVD. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membakar DVD agar bisa diputar pada DVD playerdan membuat menu DVD. Linknya www.dvdstyler.org/.

Demikian alternatif software pengganti adobe pada linux, mungkin kita bingung awalnya kita harus menggunakan apa. Biasa pake jendela yang tinggal install saja, kali ini kita harus mencari tau lebih tentunya. Tapi itu bukan alasan untuk tidak berkarya, jadi semangat mencoba.

Sumber :
http://poesinkje.blogspot.com/2015/03/alternatif-software-adobe-untuk-linux.html



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kependudukan Yang Terjadi di Indonesia

Sorting dan Searhing