Manusia dan Harapan


A. Pengertian Harapan

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, jadi harapan dapat diartikan sebagai sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan menyangkut permasalahan masa depan.
Setiap manusia hidup pasti mempunyai harapan, manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang tersebut tidak mempunyai tujuan hidup, sehingga tidak mempunyai harapan yang akan diharapkan.
Harapan memang mirip dengan cita-cita yaitu hal baik yang ingin dituju pada masa depan. Hal tersebut belum tentu terjadi, bisa terjadi apabila kita bekerja keras untuk meraihnya.
Sebagai contoh orang tua mengharapkan anaknya sukses di masa depan, dengan menyekolahkan anaknya setinggi tingginya agar peluang sukses yang diharapkan makin terbuka lebar.

B. Sebab Manusia Mempunyai Harapan

Pada dasarnya manusia adalah makhluk soaial. Setiap manusia berinteraksi dengan makhluk hidup lainya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari interaksi hidup. Ada dua hal yang mendorong orang hidup berinteraksi dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Setiap orang memiliki harapan agar mempunyai hidup lebih berarti, apabila kita memiliki harapan maka kita akan mengejar harapan tersebut. Dengan adanya harapan lah, kita bisa menjadi lebih baik. Karena setiap orang pasti mempunyai harapan yang ingin dicapai.

C. Pengertian Doa

Berdoa adalah salah satu pedang bagi umat musilm, maka dari itu kita sebagai umat islam harus sering berdoa. Menurut bahasa Do'a adalah meminta pertolongan kepada yang lebih tinggi (bisa diharpiahkan usia) dari kita, seperti contoh apabila kita meminta pertolongan kepada kakak kita untuk mengambilkan sesuatu barang itu disebut sebagai do'a menurut bahasa. Berbeda dengan kita meminta pertolongan kepada yang lebih rendah (bisa diharpiahkan usia) dari kita maka itu disebut perintah.
Sedangkan menurut Syari'at Doa adalah memohon dan meminta pertolongan kepada Allah SWT akan apa yang kita inginkan serta memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memadharatkan.
Contoh dari doa seperti doa seorang muslim yang tertimpa musibah, dia berdoa kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk untuk menghadapi musibah tersebut.

D. Kepercayaan

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Makin besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar kepercayaan.
Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia. Kewibawaan pemberi kebenaran itu ada yang melebihi besamya . Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak ber agama menurut keyakinan.
Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu, Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.

E. Kepercayaan dan Usaha Untuk Meningkatkanya

Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
  1. Kepercayaan pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya dapat menang, dirinya mampu mengerjakan apa yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya.
  2. Kepercayaan kepada orang lain, dimana orang percaya terhadap kata hati, perbuatanya sesuai atau terhadap kebenaran orang lain.
  3. Kepercayaan kepada pemerintah, karena pada dasarnya negara berorientasi pada Tuhan dan kepentingan rakyat, sudah seharusnya kalau sebagai warga negara mempercayai pemerintah / negara.
  4. Kepercayaan kepada Tuhan, merupakan hal yang sangat penting percaya kepada Tuhan. Dikarenakan keberadaan manusia yang tidak dengan sendirinya melainkan diciptakan oleh Tuhannya.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi dan lingkungan. Usaha itu antara lain :
  1. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
  2. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
  3. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
  4. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
  5. Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya
Sumber :

http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-harapan.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kependudukan Yang Terjadi di Indonesia

Sorting dan Searhing