Suara Sayu Dari Lorong Kost


Malam ini terlihat sangat sunyi, suasana diluar sudah sangat sepi. Padahal jam baru menunjukan angka 9 malam. Akupun keluar dari kamar kostan, terlihat teman samping kostan pun terlihat sepi. Akupun bingung apa yang terjadi, aku ketuk kamar teman kostku. Namun tidak ada jawaban, akupun inisiatif untuk menchatnya melalui line. Dia chat dia sedang berada di rumahnya di lampung, akupun merasa lega sedikit.

Akupun kembali ke kamar dengan perasaan lebih baik, kali ini aku menyalakan laptop lalu mengerjakan tugas kuliah yang lumayan banyak. Aku seperti biasa apabila belajar mendengarkan musik melalui earphone.

Jam pun menunjukan pukul 22:00, aku masih sibuk dengan tugas kuliah yang tidak ada habisnya, ketika pukul 22: 15. Tiba tiba kostan ku pun mati listrik, aku pun kaget dan merasa takut. Aku langsung keluar dan pergi kerumah ibu kost yang jaraknya tidak terlalu jauh. Ternyata dia bilang memang sedang terkena giliran mati listrik untuk daera ini.

Apa boleh buat aku menyalakan lilin dan menghentikan proses mengerjakan tugas. Akupun memainkan handphone, mendengarkan musik lagi. Setelah bosan mendengarkan musik, aku inisiatif untuk memulai tidur, karena besok kuliah masuk pagi dan waktu sudah larut malam.

Tiba tiba hp ku berbunyi, suara telfon entah dari mana nomor yang tidak aku kenali, baru aku mau mengangkat telepon tersebut tiba tiba dia menutup telfonya. Aku pikir ini mungkin hanya kerjaan orang iseng. Tetapi dia menelfon untuk kedua kalinya, kali ini langsung sigap aku angkat. Namun setelah diangkat tidak terdengar suara apapun, akupun berteriak “Halooooo”, namun masih tidak ada jawaban.

Lalu aku matikan telfonya karena sudah lama dan tidak ada jawabanya. Kembali ke tempat tidur, baru saja merebahkan kepala di bantal. Terdengar suara suara sayu, suara perempuan lebih tepatnya. Akupun merinding mendengarnya, karena suasana mati listrik akupun merasa ketakutan. Aku mencoba lebih keras untuk tertidur, tetapi suara ini malah semakin menjadi jadi. Suara perempuan ini semakin keras dan semakin kencang, tambah menjadi jadi rasa takut ku ini.

Aku lalu mengambil selimut, menutup seluruh kepala berharap suara itu akan hilang. Namun tidak demikian, tiba tiba listrik menyala dan lampu kamar kost ku pun hidup. Aku pun sedikit lega, namun suara perempuan tadi semakin keras. Dan aku rasa suaranya dari depan pintu kost ku. Aku pun memberanikan diri untuk keluar, ternyata di depan kamar kost ku tidak ada siapa siapa.

Aku mencoba melihat sekitar, entah hanya pandangan ku saja atau memang benar di dekat pojokan lorong kostan ada sesosok wanita. Akupun langsung ketakutan, apa yang harus kulakukan. Kucoba teriak “Hei siapa disana? “ . Dia tak menjawab, tiba tiba mati listrik lagi, jelas saja aku dibuat sangat ketakutan.

Aku tidak bisa bergerak, lalu perempuan itu mendekati sambil melanjutkan suara suaranya. Dia pun muncul dihadapanku, aku dibuat terpaku tidak bisa bergerak sambil menutup mataku. Wanita itu ternyata menerikan “Aku lapaar, aku lapaar, aku lapaar' . Terus saja dia mengucapkan hal itu, aku takut dia akan memakan diriku. Tiba tiba dia menyentuh tangan yang menutupi wajahku, gemetar bukan main diriku. Kuberanikan diri membuka tutupan mata, ternyata dia adalah teman kost ku namanya sarifa dari lantai bawah, dia bingung karena kuncinya hilang, pulsanya habis untuk menelfon dan dia sangat kelaparan.   

Demikian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Kependudukan Yang Terjadi di Indonesia

Sorting dan Searhing