Tahapan Pengembangan Game
Berbagai tekologi
baru muncul dan memberikan banyak kemudahan bagi kita dalam
menciptakan sebuah game. Berbagai platform game mulai tumbuh dan
berkembang dimana-mana, seperti Unity, CryEngine, Greenfoot. Banyak
pilihan platform dari yang gratis sampai yang berbayar. Dari yang
mudah sampai sulit pun ada.
Banyak pihak
kemudian berlomba untuk memproduksi game secepat mungkin dan sebanyak
mungkin. Banyak yang mengikuti gameplay dari sebuah game yang telah
sukses untuk diterapkan pada game mereka.
Hal tersebut sah
saja, asal dapat menampilkan hal yang berbeda dan terdapat hal yang
menarik dari game tersebut. Sehingga ada nilai lebih dipasaran
terhadap game tersebut. Tetapi apakah seperti itu sesungguhnya proses
pembuatan game yang baik?
Proses pengembangan
sebuah game secara garis besar terbagi menjadi beberapa tahapan
berikut :
- Tahap Riset dan Penyusunan Konsep Dasar
Pada tahap ini
dasar, konsep game, tema, target game, teknologi, media(platform),
serta berbagai hal lain seputar game yang akan dibuat diputuskan.
Tahapan ini menjadi sangat krusial karena menentukan briliant idea
untuk dieksekusi menjadi game nantinya.
- Perumusan Gameplay
Pada tahap ini game
designer merumuskan gameplay/ gamechanic yang akan digunakan dala
sebuah game. Gameplay adalah pola, aturan, atau mekanisme yang
mengatur bagaimana proses interaksi pemain dengan game yang
diciptakan. Gameplay ini juga mengatur bagaimana seorang pemain bisa
memenuhi objektif dari game dan mendapatkan pengalaman bermain yang
menyenangkan.
- Penyusunan Asset dan Level Design
Tahapan ini fokus
pada pembuatan konsep semua karakter serta asset (termasuk
suara/musik) yang diperlukan. Pada bagian ini biasanya designer
mengambil peran dalam membuat karakter game. Pada saat yang sama tim
juga mulai melakukan Level Design atau pengelopokan tingkat
kesulitan serta berbagai asset yang tepat pada setiap leel agar game
bisa menghadirkan pengalaman bermain yang optimal.
- Test Play (Prototyping)
Pada tahapan ini
sebuah prototype dihadirkan untuk menguji gamplay gameplay serta
berbagai konsep yang telah tersusun, baik dala tiap level maupun
secara keseluruhan, serta melakukan berbagai perbaikan yang
diperlukan. Tahapan ini juga berfungsi memberikan gabarang lengkap
bagi seluruh tim akan menjadi seperti apa game ini nantinya.
Sehingga mempermudah proses pengembagan game selanjutnya.
- Development
Pada tahap ini
seluruh konsep (kakarter dan asset) yang sebelumnya telah tersusun
mulai dikembangkan secara penuh dan utuh. Game engine mulai
dikembangkan dan semua elemen mulai dipadukan. Tahapan seperti
scripting mulai dilakukan pula pada bagian ini.
- Alpha/close beta Test (UX – Initial Balancing)
Fokus utama pada
tahap ini adalah untuk mengetahui apakah semua komponen utama dari
game telah mampu memberikan user experience seperti yang diharapkan.
Dan untuk mendeteksi adanya kesalahan teknis yang belum terdeteksi
pad atahap sebelumnya.
- Rilis
Ini adalah bagian
yang paling ditunggu tunggu dari penggemar game tentunya, yaitu
melihat game yang mereka tunggu rilis. Pada tahap ini game sudah siap
rilis dan dikenalkan kepada public. Ketika sebuah game telah rilis
untuk public bukan berarti proses pengembangan selesai. Mereka
umumnya terus mengoptimalkan/mengupdate game tersebut. Hal ini
memastikan bahwa game yang dihadirkan benar-benar memberikan
pengalaman bermain yang maksimal.
Tahapan-tahapan
diatas umumnya juga dikelompokan menjadi 3 fase utama dalam proses
pengembangan game yaitu : Pre-production (tahap 1-4), Production
(tahap 5), dan Post-Production(tahap 6-7).
Rilis game sendiri
bisa melalui soft launch ataupun melalui press confrerence. Ataupun
bisa melakukan softlaunce di web gaming atau di acara gaming
tentunya. Hal tersebut berguna untuk menjangkau market user yang
ingin mereka tuju.
Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.tahap.pengembangan.game
Komentar
Posting Komentar